Scrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text GeneratorScrolling Glitter Text Generator
 

Cute Myspace Generators
Dewi Ariesty

Create Your Badge BLOG TEMANS..

Free Myspace Generators
About Me
Name: Mimi Ais
Home: Jakarta, Indonesia
About Me: Terimakasih sudah mampir ke kebun kecil saya.. alhamdulillah yeahh sesuatu banged..
See my complete profile
Previous Post
Archives

Free Blogger Templates

BLOGGER

 

 

 
  Sabtu, 14 April 2012  
 
 
Narsis in the midnite jiaaaa




"Manusia tidak akan mengetahui kekuatan maksimalnya, sampai ia berada dalam kondisi di mana ia dipaksa untuk bertahan" >> Merry Riana *MIMPI SEJUTA DOLLAR" yang ternyata Merry Riana seorang agen juga (agen yg edannnn... tingkat dewa!!)
posted by Mimi Ais @ 08:49   0 comments
 
 
   
 
 
I Think I'm Falling in Love..



Yes, I think Im Fallin in love with Syariah concept..

Konsep Syariah kurang lebih tidak berbeda jauh dengan koprasi atau arisan..
hakikatnya saling tolong mnolong satu sama lain,
ini yg membuatku mnjadi melirik dan ingin mengetahui lebih banyak..
scara tdk langsung kt sebenarnya bisa berderma kepada sodara2 kita yg nun jauh disana loh..
bisa saja skaligus ibadah mnyantuni anak yatim yg seandainya saja uang klaim tersebut dibayarkan kepada salah satu orangtuanya.. kita gak prnah tahu uang kita untuk mmbantu siapa?... Subhanallah..
aku gak pernah terfikir sampe sana..
Untuk tman2 yg ingin tau lebih lanjut atas konsp asuransi syariah degan senang hati membantu.. yuk sama2 kita sadar berasuransi karena di jaman era platinum ini sudah saatnya kita aware dengan proteksi scara banyak hal2 yg sifatnya suddenly shock..

"Berinvstasi, Berproteksi secara syari halal, saling membantu sesama lagi, cucooookk bangettt sama hatiii * ada yg setuju juga? .. :)
posted by Mimi Ais @ 04:15   0 comments
 
 
  Jumat, 13 April 2012  
 
 
Konsep Perencanaan Keuangan Syariah
Dear friends,

untuk saling berbagi, smoga bermanfaat untuk kita semua :)

Tujuannya adalah:
Dengan niat baik untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain
"Sebaik-baik manusia adalah mereka yang banyak berguna bagi orang lain" (Hadist Nabi)

KONSEP PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA ISLAMI

Allah berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Hasyir ayat 18.
"Hai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memprhatikan apa yang telah diperbuatkan untuk hari esok, dan bertaqwalah kpada Allah, sesungguhnya Allah Maha mngetahui apa ng kamu kerjakan."

1. Biaya Pendidikan Anak

Pentingnya mempersiapkan Biaya Pendidikan
Al-Quran Surah An-Nisaa ayat 9
"Dan hendaklah takut kpada Allah orang-orang yg seandainya mninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mreka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mrka mengucapkan perkataan yg benar"

-> Anak adalah titipan Tuhan , untuk itu semua yang menjadi haknya anak-anak haruslah dipenuhi sebaik mungkin.

Pentingnya menyiapkan sejak dini :
Pendidikan merupakan salah satu faktor yng membuat sesorang bisa menjadi berhasil dalam kehidupannya.

biaya pendidikan dari waktu ke waktu semakin mhal, terutama biaya pendidikan ke Perguruan Tinggi.

standar pndidikan anak kita nantinya mungkin sudah semakin tinggi, gak hanya S1 tapi bisa S2 atau S3.

Next Dana Pensiun ya :)
posted by Mimi Ais @ 19:23   0 comments
 
 
  Kamis, 15 Maret 2012  
 
 
LOVE Keep us aLIVE ..


LOVE is keep us aLIVE..
semua karena cinta, ..
tak mampu diriku dapat berdiri tegak,
Terimakasih cinta..

setiap manusia adalah bagian dari manusia lainnya,
cinta dan kasihlah yang menyatukan sesama..
ada saat kita menangis, ada saat kita tertawa..
ada saat kita berjuang, ada saat kita raih kemenangan..
ada saat kita terpuruk, ada saatnyapun kita harus bangun dan bangkit kembali..

life is circle,
ketika kita dibawah, raihlah harapan yg diatas
dan ketika kita diatas, merunduk dan membumilah..
tidak semua orang berfikir positif,
dan tidak semua orang berfikir negatif..
tidak semua org senang kepada diri kita,
dan tidak semua org membenci kita..
hidup itu selalu ada plus minus,

bersabaralah untuk segala hal yg tdk kau harapkan,
berbahagialah untuk segalah hal yg bisa kau syukuri..

Terimakasih Tuhan untuk segala berkah yg sudah kau berikan,
semoga berkahmu bisa kuberikan sebagai berkah untuk org lain..

tetap membantuku dalam doaku,
tetap bersamaku dalam hidupku,
tetap menjaga dan kabulkan mimpi-mimpiku,
agar aku bisa memberikan kebaikan untuk org lain..
posted by Mimi Ais @ 22:08   0 comments
 
 
  Rabu, 22 Februari 2012  
 
 
sharing : Rangking 23
To: motherandbabyclub@yahoogroups.com
Reply-To: motherandbabyclub@yahoogroups.com
Subject: [motherandbabyclub] [sharing] Ranking 23

Listi copas Đãя̲̅Ĭ milis sebelah, jika ada waktu senggang bisa dibaca.

-----------

Ranking 23 : "Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan"

Kemudian ketika dia membaca sebuah berita tentang seorang anak berusia 9 tahun yang masuk perguruan tinggi, dia bertanya dengan hati pilu kepada anak kami: Anakku, kenapa kamu tidak terlahir sebagai anak dengan kepandaian luar biasa? Anak kami menjawab: Itu karena ayah juga bukan seorang ayah dengan kepandaian luar biasa. Suamiku menjadi tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tanpa tertahankan tertawa sendiri.

Pada pertengahan musim gugur, semua sanak keluarga berkumpul bersama untuk merayakannya, sehingga memenuhi satu ruangan besar di restoran.
Topik pembicaraan semua orang perlahan-lahan mulai beralih kepada anak masing-masing. Dalam kemeriahan suasana, anak-anak ditanyakan apakah cita-cita mereka di masa mendatang? Ada yang menjawab akan menjadi pemain piano, bintang film atau politikus, tiada seorang pun yang terlihat takut mengutarakannya di depan orang banyak, bahkan anak perempuan berusia 4½ tahun juga menyatakan kelak akan menjadi seorang pembawa acara di televisi, semua orang bertepuk
Di kelasnya ada 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya.

Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun anak kami ternyata menerimanya dengan senang hati.
Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji "Superman cilik" di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja.

Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak nomor 23 di keluarga kami tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya bersinar-sinar.
tangan mendengarnya.

Anak perempuan kami yang berusia 15 tahun terlihat sibuk sekali sedang membantu anak-anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya kelak. Di bawah desakan orang banyak, akhirnya dia menjawab dengan sungguh-sungguh: Kelak ketika aku dewasa, cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari dan bermain-main.

Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan akan cita-cita keduanya. Dia menjawab dengan besar hati: Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang-bintang. Semua sanak keluarga tertegun dibuatnya, saling pandang tanpa tahu akan berkata apa lagi. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.

Sepulangnya kami ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak menjadi guru TK? Apakah kami tetap akan membiarkannya menjadi murid kualitas menengah?
Sebetulnya, kami juga telah berusaha banyak. Demi meningkatkan nilai sekolahnya, kami pernah mencarikan guru les pribadi dan mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar, juga membelikan berbagai materi belajar untuknya.

Anak kami juga sangat penurut, dia tidak membaca komik lagi,tidak ikut kelas origami lagi, tidur bermalas-malasan di akhir minggu juga tidak dilakukan lagi.

Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan tanpa henti.

Namun biar bagaimana pun dia tetap seorang anak-anak, tubuhnya tidak bisa bertahan lagi dan terserang flu berat.Biar sedang diinfus dan terbaring di ranjang, dia tetap bersikeras mengerjakan tugas pelajaran, akhirnya dia terserang radang paru-paru. Setelah sembuh, wajahnya terlihat kurus banyak. Akan tetapi ternyata hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja nomor 23.

Kemudian, kami juga mencoba untuk memberikan penambah gizi dan rangsangan hadiah, setelah berulang-ulang menjalaninya, ternyata wajah anak perempuanku semakin pucat saja.

Apalagi, setiap kali akan ujian, dia mulai tidak bisa makan dan tidak bisa tidur, terus mencucurkan keringat dingin, terakhir hasil ujiannya malah menjadi nomor 33 yang mengejutkan kami. Aku dan suamiku secara diam-diam melepaskan aksi menarik bibit ke atas demi membantunya tumbuh ini.

Dia kembali pada jam belajar dan istirahatnya yang normal, kami mengembalikan haknya untuk membaca komik, mengijinkannya untuk berlangganan majalah "Humor anak-anak" dan sejenisnya, sehingga rumah kami menjadi tenteram kembali. Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak mengerti akan nilai sekolahnya.

Pada akhir minggu, teman-teman sekerja pergi rekreasi bersama. Semua orang mempersiapkan lauk terbaik dari masing-masing, dengan membawa serta suami dan anak untuk piknik. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa dan guyonan, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan karya seni pendek.

Anak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan gembira.
Dia sering kali lari ke belakang untuk menjaga bahan makanan. Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat agak miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap jus sayuran yang bocor ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan. Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggris. Kedua anak ini secara bersamaan menjepit sebuah kue beras ketan di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau membaginya. Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli. Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya. Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.

Ketika pulang, jalanan macet dan anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku terus membuat guyonan dan membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio masing-masing.

Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.
Sehabis ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.
Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama 30 tahun mengajar.

Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya. Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku.
Alasannya sangat banyak: antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris. Wali kelasnya mengatakan banyak usul agar dia dijadikan ketua kelas saja.
Dia memberi pujian: Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu.

Saya berguyon pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan. Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: "Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan."
Dia pelan-pelan melanjutkan: "Ibu, aku tidak mau jadi Pahlawan aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan." Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama.

Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum bambu, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga. Dalam hatiku terasa hangat seketika.

Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini. Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini.

Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.

Jika anakku besar nanti, dia pasti akan menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang suka membantu, tetangga yang ramah dan baik. Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas? Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi? Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku? Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami?
---------------------
posted by Mimi Ais @ 03:40   0 comments
 
 
  Rabu, 01 Februari 2012  
 
 
suddenly shock for hear my Junior High school classmate got Leukemia
tegang, merinding, kaku tiba2, ga ngerti mesti gimana abis liat status bbmnya soal temen SMP kita yg terkena leukemia...

ini kejadian persis cerita entri sebelumnya tentang Randy..

ini terjadi pada temen seumuran sama gue (sebut saja X), cuma memang udah lamabgt gak pernah ketemu, krn si x ini emang gak terlalu eksis jg di dunia sosial network, tapi gak pernah sangka aja.. bahkan temen bbm gue ini sempet main futsal bareng sama si x..

dan trenyata ironisnya, dari almarhum nyokapnya x sampai abangnya juga terkena hal yg sama, 'Leukemia ini beruntun...' sedih?... banget,tp lebih sedih lagi kalo mereka ga punya asuransi.. karena gue taubgttttt tuh biayanya bikin sakit jiwa!...

Ya Allah.. bagaimana aku bisa mengedukasi lebih banyak orang, apalagi temen-temen untuk mengerti hal ini.. sebagian org merasa tugas gue nih cuma tugas nakut2in doang.. Masya Allah.. kalau senadainya mereka bisa tau brp biaya yg harus dikeluaran setiap cuci darah, transfusi darah merah, infus obat khusus yg menelan biaya 1 juta perkantung..

subhanallah.. Tiada kekuasaan yg lebih besar daripada kekuasaan Allah, Dialah yg Maha Mengatur segala sesuatunya... manusia hanya liliput kecil yg gak bisa ngapa2in kalau maut sudah datang... namun disitulah berdiri saya disini membantu lebih banyak orang untuk menyiapkan apabila suratan takdir datang menerpa...
sakit, mati, sembuh itu kuasa Allah.. namun Allah juga mengajarkan untuk menyiapkan segala sesuatunya sbelum masa itu datang..
uang bukan segalanya,.. tapi dunia kedokteran tidak ambil diam, di luar sana mereka memikirkan bagaimana pasien kanker bisa sembuh.. dan "Tekhnologi" adalah jawaban dari masalah ini..
namun sayangnya, tekhnologi ini tidak murah,...
ada harga yg harus dibayar....
untuk beberapa kalangan ini adalah masalah, namun bagi kita yg memiliki uang cukup, ada baiknya menyiapkan proteksi khusus untuk emergency fund yg satu ini...
bukan perkara gue agen, lu bolehlah bikin sama siapa aja.. tugas gue hanya mengedukasi, thats it..

jadi untuk teman2 tercinta yg sadar dan aware terhadap kesehatan, dan sayang pada keluarga ada baiknya segera membuat polis KHUSUS emergency fund!.. memang ada uang yg harus dikeluarkan, tapi ingat uang itu akan dipakai oleh keluarga kita untuk membiayai perawatan jika hal buruk itu terjadi pada kita.. keluarga kita tdk perlu repot cari pinjaman sana sini, atau jual aset berharga untuk kita,.. org pertama yg ingin kita sembuh adalah keluarga kita, mereka akan menguras teaga untuk kesembuhan kita, trust me it happens true...

#spontanious from the bottom of my heart @warnet depan rumah, abis pulang kantor langsung mampir kemari soalnya modem abis pulsa.


subhanallah, I love My Job.. May GOD Bless Me..
posted by Mimi Ais @ 03:42   0 comments
 
 
  Kamis, 05 Januari 2012  
 
 
01. Price Tag.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh
01. Price Tag.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh: 01. Price Tag.mp3
posted by Mimi Ais @ 01:35   0 comments